{"id":2111,"date":"2026-04-22T02:38:08","date_gmt":"2026-04-22T02:38:08","guid":{"rendered":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/?p=2111"},"modified":"2026-04-22T02:38:08","modified_gmt":"2026-04-22T02:38:08","slug":"cegah-flu-burung-barantin-dan-ditpolairud-musnahkan-ratusan-ayam-asal-filipina","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/index.php\/2026\/04\/22\/cegah-flu-burung-barantin-dan-ditpolairud-musnahkan-ratusan-ayam-asal-filipina\/","title":{"rendered":"Cegah Flu Burung, Barantin dan Ditpolairud Musnahkan Ratusan Ayam Asal Filipina"},"content":{"rendered":"<div class=\"relative bg-gradient-to-br from-[#143139] via-[#1a5848] to-[#143139] text-white pt-16 pb-16 overflow-hidden\">\n<div class=\"max-w-6xl mx-auto px-6 lg:px-8 relative z-10\">\n<h1 class=\"text-3xl md:text-4xl lg:text-5xl font-black mb-6 leading-tight text-white max-w-4xl\">Cegah Flu Burung, Barantin dan Ditpolairud Musnahkan Ratusan Ayam Asal Filipina<\/h1>\n<div class=\"flex flex-wrap items-center gap-4 text-white\/80 text-sm pt-6 border-t border-white\/20\">\n<div class=\"flex items-center gap-2\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-35885 size-large\" src=\"http:\/\/beritapolisi.net\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/01KP84B0KYBJPVD4HNQ92Q9JP0-1024x576.webp\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"max-w-6xl mx-auto px-6 lg:px-8 -mt-12 relative z-20\"><\/div>\n<div class=\"max-w-6xl mx-auto px-6 lg:px-8 py-6 relative\">\n<div>\n<div class=\"bg-gradient-to-r from-gray-50 to-white border-l-4 border-[#1a5848] rounded-lg p-6 mb-8 shadow-sm\">\n<div class=\"grid grid-cols-1 sm:grid-cols-3 gap-4\">\n<div class=\"flex items-center gap-3\">\n<div><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"bg-white rounded-2xl p-8 lg:p-10 shadow-sm border border-gray-100\">\n<article class=\"prose prose-lg max-w-none prose-headings:text-[#143139] prose-headings:font-black prose-headings:mb-4 prose-headings:mt-8 prose-h2:text-3xl prose-h3:text-2xl prose-h4:text-xl prose-p:text-gray-700 prose-p:leading-relaxed prose-p:mb-4 prose-p:text-base prose-a:text-[#1a5848] prose-a:font-semibold prose-a:no-underline hover:prose-a:text-[#FBBF24] hover:prose-a:underline prose-a:transition-colors prose-strong:text-[#143139] prose-strong:font-bold prose-ul:my-6 prose-ul:text-gray-700 prose-ol:my-6 prose-ol:text-gray-700 prose-li:my-2 prose-li:marker:text-[#1a5848] prose-li:marker:font-bold prose-blockquote:border-l-4 prose-blockquote:border-[#FBBF24] prose-blockquote:bg-gray-50 prose-blockquote:px-6 prose-blockquote:py-4 prose-blockquote:rounded-r-xl prose-blockquote:not-italic prose-blockquote:text-gray-700 prose-blockquote:my-8 prose-img:rounded-xl prose-img:shadow-lg prose-img:my-8 prose-hr:border-gray-200 prose-hr:my-12 [&#038;_.article-lead_p]:mb-1 [&#038;_.article-lead_p]:font-medium [&#038;_.tiptap-youtube-embed]:w-full [&#038;_.tiptap-youtube-embed]:aspect-video [&#038;_.tiptap-youtube-embed]:rounded-xl [&#038;_.tiptap-youtube-embed]:shadow-lg [&#038;_.tiptap-youtube-embed]:overflow-hidden [&#038;_.tiptap-youtube-embed]:my-8\">Bitung \u2013 Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sulawesi Utara bersama Direktur Kepolisian Perairan Polda Sulut memusnahkan 102 ekor ayam ilegal asal Filipina di Mako Ditpolairud Polda Sulut Bitung pada Selasa (14\/4). Komoditas ini merupakan hasil tangkapan DIT Narkoba Polda Sulut saat pemantauan di Pantai Kima Bajo pada 11 April 2026 lalu.<\/p>\n<p>Secara terpisah Kepala Karantina Sulawesi Utara, Agus Mugiyanto menjelaskan bahwa Filipina masih berstatus zona merah wabah flu burung tingkat tinggi (Highly Pathogenic Avian Influenza\/HPAI) sejak 2020 sesuai keterangan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia\/OIE, sehingga pemasukan ayam ilegal dari negara tersebut sangat rentan menularkan penyakit.<\/p>\n<p>&#8220;Unggas selundupan ini masuk tanpa dokumen karantina dari negara asalnya, jadi kondisi kesehatannya tidak terjamin. Sesuai prosedur undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, harus segera dimusnahkan,&#8221; jelas Agus.<\/p>\n<p>Sesuai Surat Edaran Kepala Badan Karantina Pertanian Nomor 12426\/KR.120\/K\/04\/2022 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Kejadian Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) di Filipina, Indonesia menutup akses pemasukan bagi unggas-unggas asal Filipina, sebagai perlindungan terhadap industri peternakan lokal dan kesehatan masyarakat dari ancaman wabah flu burung. &#8220;Sekali saja virus ini masuk ke Indonesia melalui jalur ilegal, dampaknya bisa melumpuhkan ekonomi peternak kita,&#8221; tambahnya dengan tegas.<\/p>\n<p>Proses pemusnahan dilakukan dengan standar biosekuriti yang ketat dengan menerapkan asas kesejahteraan hewan. Ratusan ayam tersebut disembelih lebih dulu, kemudian dibakar dan residunya ditimbun di lokasi yang aman, dengan dilapisi cairan disinfektan.<\/p>\n<p>&#8220;Langkah berlapis ini kami ambil untuk memastikan tidak ada risiko penyebaran penyakit, dan kami pastikan proses ini tidak akan mencemari lingkungan sekitar,&#8221; tutup Agus.<\/p>\n<p>Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Sulut Karel Tangay yang turut mengikuti pemusnahan menekankan bahwa tindakan pemusnahan ini adalah hasil sinergi yang solid antarinstansi untuk memastikan tidak ada risiko penyebaran penyakit dari komoditas ilegal. Sementara itu, ketiga tersangka yang terlibat dalam penyelundupan tersebut telah diamankan dan ditahan pihak berwajib untuk diproses hukum.<\/p>\n<p>\u201cKetiga pelaku merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina. Barang bukti yang diamankan bukan hanya ayam hidup, tapi juga narkotika, miras dan kosmetik ilegal,\u201d tambahnya.<\/p>\n<\/article>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cegah Flu Burung, Barantin dan Ditpolairud Musnahkan Ratusan Ayam Asal Filipina Bitung \u2013 Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sulawesi Utara bersama Direktur Kepolisian Perairan Polda Sulut memusnahkan 102 ekor ayam ilegal asal Filipina di Mako Ditpolairud Polda Sulut Bitung pada Selasa (14\/4). Komoditas ini merupakan hasil tangkapan DIT [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-2111","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-polisi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2111","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2111"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2111\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2112,"href":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2111\/revisions\/2112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/metronews.bacasaja.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}